Tasyakuran Dan Suro'an Dusun Pagergunung Desa Gunung Sari.

Baca Juga


Batu, Pojok Kiri : Sebagai ucapan rasa syukur atas segala nikmat yang telah di berikan oleh Allah SWT kepada masyarakat serta di hindarkannya dari bala ( permasalah ), masyarakat dusun Pagergunung Desa Gunungsari kecamatan Bumiaji kota Batu gelar Tasyakuran dan Suro'an " Hilangnya Budaya Hilangnya Jati Diri Bangsa ".

Dalam kegiatan yang di adakan selama dua hari ini di isi dengan kegiatan santunan anak yatim, kirab jenang suro dan kirab pusaka tombak milik Kerto Prayitno kepala desa Gunung Sari yang pertama, serta di hibur oleh kesenian campur sari.


Selain di ikuti dan di hadiri oleh masyarakat dusun pagergunung dan sekitarnya, turut hadir Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Drs Imam Suryono beserta rombongan, Pj Kepala Desa Gunungsari Hartoto, sesepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan anggota DPRD kota Batu dari Fraksi Nasdem Sujono Djoned.


Di sampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata kota Batu Drs Imam Suryono, bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk mendukung visi misi Walikota Batu Hj Dewanti Rumpoko yaitu desa berdaya kota berjaya. Maka pemerintah kota Batu lewat dinas Pariwisata akan terus mengali potensi-potensi desa yang ada di kota Batu, salah satunya yaitu mengangkat potensi seni budaya.


" Kami akan  menggali dan menfasilitasi kegiatan kebudayaan seperti kirab jenang suro ini. Dengan harapan, kedepan dalam pelaksanaannya bisa di kemas dengan lebih baik lagi. Seperti festival serabi di Desa dadaprejo yang saat ini sudah masuk di dalam agenda iven pemerintah kota Batu. Dan Pemkot Batu akan terus menggali potensi unggulan dari desa yang ada di kota Batu ". 


Di sampaikan pula oleh Sujono Djonet salah satu warga dusun Pagergunung yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD kota Batu bahwa kegiatan ini terlaksana atas kerjasama atau gotong royong dari masyarakat dusun pagergunung, 

" Kegiatan yang di laksanakan selama dua hari ini bertujuan sebagai rasa sukur masyarakat dusun Pagergunung. Kirab jenang suro merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan masyarakat pagergunung setiap tahunnya. Tujuan dengan membuat jenang suro sendiri adalah untuk menolak bala ( permasalahan ) ".



Sebelum di bagikan kepada masyarakat, jenang suro ini terlebih dahulu di kirab dari punden menuju panggung untuk di laksanakannya prosesi penyerahan jenang suro kepada sesepuh dusun pagergunung.

" Setelah di laksanakan prosesi penyerahan jenang suro kepada sesepuh dusun Pagergunung, jenang suro langsung di bagikan kepada masyarakat yang hadir ".


Ke depan, di harapkan untuk kirab jenang suro ini bisa di laksanakan lebih baik lagi, kalau bisa menjadi tingkat dusun saja namun bisa tingkat desa bahkan tingkat kota.

" Saya sebagai wakil dari masyarakat kota Batu, khususnya masyarakat dusun pagergunung akan berkoordinasi dengan dinas pariwisata kota Batu agar kedepan kirab jenang suro ini bisa di fasilitasi oleh Pemerintah kota Batu ". ucap Sujono Djonet yang saat ini juga menjabat sebagai ketua Fraksi Nasdem DPRD kota Batu. ( Er )

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas